Ahad, 12 Muharram 1440 H / 23 September 2018 M

Penyerangan Ulama Kembali Terjadi di Kendal, Ansharusyariah Nilai Aparat Seharusnya Bisa Mencegah


KENDAL (Ansharusyariah.com) - Amir Jama'ah Ansharusy Syari'ah Mudiriyah Kendal Ustadz Didik Rismanto mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap Rois Syuriah NU Ranting Desa Truko, Kangkung, Kendal, KH Ahmad Zaenuri (51) dan menantunya Agus Sakhban (27) Sabtu, (17/3/2018) lalu.
 
"Bahkan saya yakin mereka sebenarnya mampu mencegah, mengingat mereka punya intelijen yang terlatih, ini seperti dibiarkan terjadi," katanya kepada Ansharusyariah.com senin, (19/3/2018).
 
Menurut Ustadz Didik, beredarnya isu bahwa pelaku adalah orang gila akan semakin membuat masyarakat berfikiran bahwa ada dalang dibalik maraknya penyerangan ulama di berbagai daerah.
 
"Saya harap aparat mengusut tuntas kasus penganiayaan ulama ini. Penetapan bahwa pelaku adalah orang gila, ataupun kasus ini karena dendam pribadi hanyalah akan memperpanjang kasus serupa," sambungnya.
 
Lebih lanjut, Ustadz Didik menjelaskan, maraknya kabar bahwa motif pelaku balas dendam terbantahkan dengan keterangan KH Ahmad, sebab, kata ustadz Didik, selain KH Ahmad tak mengenal pelaku, cara penyerangan yang dilakukan seperti terorganisir dan tersusun rapi.
 
"Faktanya para korban tidak mengenal pelaku, dan penyerangan itu sangat terencana, sebagaimana ketika aparat begitu mudah menangkap tersangka teroris, seharusnya aparat juga mudah untuk mengusut kasus ini," paparnya.
 
Sebagaimana diketahui, KH Ahmad diserang orang tak dikenal saat berusaha menolong menantunya Agus, akibat sabetan senjata tajam tersebut, Agus mengalami luka parah dibagian kepala, sedangkan KH Ahmad menderita luka robek cukup parah dibagian tangan kiri, kedua korban saat itu dilarikan ke RSI Weleri, hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami motif penyerangan tersebut. (Anom)