Jum'at, 5 Rabiul Akhir 1440 H / 14 Desember 2018 M

Ansharusyariah Jabar Ajak Ormas Islam Bersatu Hadang Syiah


BANDUNG (Ansharusyariah.com) – Antisipasi terhadap perayaan peringatan Hari Asyura Syiah yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram terus dilakukan oleh ormas-ormas Islam di Jawa Barat. Hal ini dilakukan sebagai implementasi dari fatwa MUI tahun 1984 yang menegaskan bahwa paham Syiah adalah aliran terlarang yang harus diwaspadai.

Jamaah Ansharusy Syariah Jawa Barat menegaskan, pihaknya akan terus berupaya menghadang pergerakan kelomok Syiah, termasuk menolak perayaan Hari Asyura.

“Ansharusy Syariah ini akan berupaya dengan sekuat tenaga terutama menjalin tansik bainal muslimin, untuk sama-sama berupaya untuk menghadap atau istilahnya meniadakan terkait dengan acara-acara ini, karena memang itu akan banyak lagi menyesatkan umat,” kata Ketua Ansharusyariah Jawa Barat Ustadz Heri Susanto kepada Jurnalislam.com, Sabtu (15/9/2018).

Ustadz Heri menjelaskan, Syiah adalah aliran sesat yang mengaku sebagai bagian dari agama Islam. Padahal, kata dia, mereka sangat bertolak belakang dengan Islam.

Ia menambahkan, kelompok Syiah di beberapa negara di Timur Tengah saat ini sedang membantai umat Islam, seperti di Suriah dan Irak.

“Suriah itu adalah ‘ukud darul mu’minin’ ibukotanya orang-orang beriman, entah berapa nyawa umat Islam yang melayang oleh Syiah Rafidhah dan Nushairiyah di sana.

Oleh karena itu, pihaknya akan selalu bersinergi dengan ormas-ormas Islam lainnya untuk menghadang segala bentuk aktifitas Syiah di Indonesia. Karena pada hakikatnya, lanjut dia, membiarkan kelompok Syiah di Indonesia sama halnya dengan memberikan legitimiasi atas apa yang mereka lakukan terhadap umat Islam di Suriah.

“Ansharusy Syariah memberikan apresiasi yang sangat positif kepada ikhwan-ikhwan dari berbagai tandzim, dari berbagai ormas dan sekaligus mengajak kepada kaum muslimin seluruhnya secara umum wabil khusus jawa barat untuk sama-sama menjegal terjadinya perayaan hari ‘idul ghadir, ayyamu as-asyuro hari raya mereka,” paparnya.

Untuk diketahui, Jawa Barat merupakan salah satu basis terbesar pergerakan kelompok Syiah di Indonesia. Perayaan hari-hari besar mereka seperti Idul Ghadir dan Asyura kerap dilakukan dengan terbuka di Kota Bandung. Pada tahun 2016 misalnya, mereka merayakan Hari Asyura di Stadion Sidolig Kota Bandung dengan ribuan massa yang datang dari seluruh Indonesia.