Jum'at, 21 Zulhijjah 1440 H / 23 Agustus 2019 M

KETETAPAN JAMAAH ANSHARU SYARIAH TERKAIT 1 SYAWAL 1440 H


               KETETAPAN JAMAAH ANSHARU SYARIAH TERKAIT 1 SYAWAL 1440 H

 

Setelah mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Bahwa penetapan 1 Syawal adalah perkara Syar’i, maka hendaknya didasarkan kepada dalil Syari’ah.

2. Jama'ah Ansharu Syari'ah adalah bagian dari umat Islam yang berusaha memberikan landasan dan pijakan hukum terkait perkara Syar'i. Berdasarkan hal tersebut maka kami menganggap perlu untuk membuat ketetapan terkait 1 Syawal 1440 H

3. Sabda Nabi shalallahu 'alaihi wasallam,

صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِيْنَ

“Berpuasalah karena melihatnya (hilal Ramadhan), dan berbukalah karena melihatnya (hilal Syawal), jika berawan (tidak bisa melihatnya) maka sempurnakanlah hitungan bulan menjadi tiga puluh." (HR. Muslim & Nasa’i)

4. Bahwa dalam penentuan ru’yatul hilal, Jama'ah Ansharu Syari'ah menganut madzhab wihdatul mathla’ atau satu hilal berlaku untuk seluruh kaum muslimin di dunia sebagaimana diyakini oleh Imam Abu Hanifah, Imam Malik, dan Imam Ahmad bin Hanbal rohimahumulloh.

5. Berkaitan dengan perbedaan madzhab tentang ru’yatul hilal ini, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyatakan bahwa kedua pendapat tersebut bisa ditarjih dengan sampai atau tidaknya kabar (bulughul khobar) tentang terlihatnya hilal di suatu tempat.

6. Telah sampai berita kepada kita bahwa berdasarkan informasi hasil pengamatan Tim Ru’yatul Hilal di Tumair, Saudi Arabia menyatakan berhasil melihat bulan (ru’yatul hilal). Dari hasil tersebut Saudi Arabia mengumumkan bahwa hari Selasa, 04 Juni 2019 telah masuk bulan baru 1 Syawal 1440 H. Maka atas berbagai pertimbangan di atas Majelis Syari'ah Jama'ah Ansharu Syari'ah menetapkan bahwa 1 Syawal 1440 H jatuh pada hari Selasa, 04 Juni 2019 M.

7. Demi menjaga dari berbagai khilaf dan demi banyak kemaslahatan, maka kita menghimbau kepada seluruh adho jamaah untuk mengqodho' sholat Ied di hari Rabu, 05 Juni 2019.

Demikian keputusan ini kami buat agar menjadi rujukan bagi seluruh anggota Jama'ah Ansharu Syari'ah khususnya dan kaum muslimin pada umumnya.

Kami atas nama seluruh pengurus Jama'ah Ansharu Syari'ah mengucapkan:

Taqabbalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum

"Semoga Allah menerima amalan dari kami dan darimu, juga diterima-Nya puasaku dan puasamu sekalian"
Aamiin ya Rabbal 'Alamiin

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1440 H mohon maaf lahir dan bathin

                    Tertanda
                 Amir Jamaah

         Ustadz Muhammad Achwan